Membuat Laporan Keuangan Usaha, Ini Unsur – Unsur Penting yang Anda Harus Tahu!

Suatu usaha yang sehat harus memiliki laporan keuangan usaha yang baik. Dengan adanya laporan keuangan usaha tersebut, pemilik usaha dan calon investor dapat mengerti arah dan laju perkembangan usaha.

Laba atau pun rugi suatu usaha juga bisa diketahui dengan adanya laporan keuangan tersebut. Oleh sebab itu membuat sebuah laporan keuangan bagi usaha baik usaha dagang atau pun usaha jasa menjadi hal yang sangat penting dan tak boleh dilewatkan. Adapun unsur – unsur penting yang biasanya ada dalam sebuah laporan keuangan bisa Anda tahu dalam informasi berikut!

Unsur – Unsur Laporan Keuangan Usaha

Aset

Aset merupakan harta baik yang berupa harta tetap bergerak atau harta tetap tidak bergerak yang dihadapkan bisa menghasilkan manfaat di masa depan. Bentuk aset pun beragam, seperti :

  • Tanah
  • Bangunan
  • Properti
  • Peralatan komputer
  • Modal di bank
  • Deposito di bank
  • Uang tunai yang ada di perusahaan
  • Uang muka dari client
  • Inventaris
  • Piutang
  • Aset lain sesuai dengan kriteria

Sifat aset ada yang bisa dipakai untuk kebutuhan jangka pendek namun ada juga yang bisa dipakai untuk kepentingan jangka panjang. Selain berbentuk harta, beberapa perusahaan juga menganggap bahwa sumber daya manusia yang dipilih dengan seksama juga termasuk aset bagi perusahaan dan harus dikelola dengan baik.

 

 

Liabilities atau kewajiban

Liabilities adalah kewajiban yang harus dilunasi oleh perusahaan. Liabilities terbagi ke dalam utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Utang jangka pendek merupakan jenis liabilities yang harus dilunasi dalam waktu 12 bulan.

Sementara utang jangka Panjang termasuk jenis liabilities yang harus dilunasi dalam kurun waktu di atas 12 bulan. Contoh liabilities yang biasanya dimiliki perusahaan seperti :

  • Pinjaman bank
  • Bunga bank yang harus dibayarkan
  • Pajak
  • Utang antar perusahaan
  • Utang gaji karyawan dan sebagainya

 

Ekuitas atau modal

Ekuitas adalah nilai dari aset dikurangi dengan biaya liabilitas. Contohnya pembayaran dividen dan modal saham. Bertambah atau berkurangnya ekuitas sendiri tergantung pergerakan aset dan liabilitas.

Sebagai contoh jika aset bertambah dan liabilitas stabil, maka ekuitas akan mengalami peningkatan. Sementara jika aset stabil dan liabilitas meningkat maka ekuitas akan mengalami penurunan.

 

Pendapatan

Pendapatan termasuk ke dalam unsur dasar laporan keuangan yang berasal dari hasil penjualan dan aktivitas bisnis perusahaan. Sementara pendapatan juga bisa berasal dari luar aktivitas bisnis yang dijalankan perusahaan seperti deposito bank dan dividen yang didapatkan dari investasi ekuitas perusahaan.

Pengeluaran

Pengeluaran dalam suatu usaha atau perusahaan dapat berupa pengeluaran operasional atau pun pengeluaran administratif. Beberapa contoh unsur laporan keuangan yang berasal dari pengeluaran sebagai berikut :

  • Biaya untuk memproduksi barang
  • Biaya gaji
  • Biaya utilitas
  • Biaya transportasi
  • Biaya promosi
  • Biaya perbaikan dan pemeliharaan aset perusahaan
  • Biaya tagihan listrik
  • Biaya telepon, dan sebagainya

Dengan memasukkan unsur – unsur laporan keuangan di atas, baru Anda bisa mengetahui dalam suatu tahun berjalan apakah usaha yang Anda jalankan laba atau malah rugi. Anda pun bisa tahu perubahan asset Anda dengan membuat suatu neraca.

Itulah sedikit informasi terkait unsur dalam sebuah laporan keuangan usaha yang perlu dicermati, dipahami dan diimplementasikan seorang pengusaha agar bisa memanajemen keuangan usaha dengan baik. Pastikan Anda mengelola keuangan usaha secara tepat agar usaha berjalan lancar dan bisa bertahan dalam jangka Panjang.

Pinjaman Jaminan BPKB Dana Tunai Bandung Disini Tempatnya

0/5 (0 Reviews)